CATEGORIES


Popcorn Session kali ini menghadirkan Billie sebagai pembicara. Sebagai seorang film mania, sudah bisa ditebak kalau sharing-nya gak akan jauh-jauh dari dunia film. Ssst.. Billie tuh suka semua jenis film, mulai dari film action Hollywood, drama menye-menye ala Korea sampai hantu-hantuan ala Indonesia..(bener kan Bil? :D )

 

$10 per wall, kind sirs and madams. Register now.

 

So, disajikan dengan gaya khas ala Billie, sore itu kita mendengarkan penjelasan tentang Product Placement. Yang dimaksud dengan product placement di sini adalah penempatan sebuah brand ke dalam film, biasanya brand yang dimaksud dipakai  oleh salah satu tokoh dalam film. Product placement akan menjadi tools yang istimewa untuk menanamkan brand ke benak konsumen jika diintegrasikan dengan baik ke dalam cerita. Namun sebaliknya, jika hanya’tempelan’ atau terlalu dipaksa hadir ke dalam cerita tanpa memiliki relevansi yang tepat, maka awareness atau bahkan sales menjadi sulit untuk dicapai.

 

Contoh sukses product placement yang dihadirkan Billie adalah Ray Ban Sunglasses. Dengan cerdik, kaca mata hitam yang sempat ngetren ini menggunakan Tom Cruise sebagai endorser di film Top Gun. Dalam tujuh bulan setelah filmya dirilis, Aviator Sunglasses yang dipakai Cruise mengalami lonjakan penjualan hingga 40%. Tahun 1997, kesuksesan Ray Ban meraup keuntungan berlanjut lewat penempatan produk di film Man In Black, dengan peningkatan penjualan hingga tiga kali lipat. Sayang, product placement yang terintegrasi dengan cerita film belum terlalu banyak di Indonesia.

 

Men In Glasses

 

Oya, Billie juga menyajikan berbagai potongan film menarik berisi product placement lho. Dan, selain di film ternyata product placement juga bisa diaplikasikan ke dalam games, seperti yang dilakukan oleh Gatorade.